Category Archives: Uncategorized

SENTUHAN HATI

BEDA dengan abangnya, dede lebih suka nonton filmnya langsung dari pada dibacain buku, ngobrol, atau cerita. Setiap menjelang tidur, ia merengek minta disetelin kartun. Power Renjer, Ipin Upin, Boboboi, dan Masha adalah beberapa andalannya saat ini. Kalau saja diranking, Power Renjer lah yang ia pilih sebagai juaranya.

Belum lama ini, Umi menawarinya sebuah hadiah dengan beragam pilihan. Dari makanan, minuman, tempat jalan-jalan, sampai ke jenis mainan. Dan ia tetap percaya diri. Pilihannya jatuh pada si pasukan robot warna-warni yang sering ia tonton di video itu. “Power Renjer ajalah!” begitu jawabnya. Atas pilihannya itu, Umi pun membelikan dede setengah lusin mainan itu.

“Nggak perlu mahal, yang penting perhatiannya,” kata Umi –yang tampaknya ditujukan ke saya– sambil menyerahkan mainan itu.

Mendengar ucapan santai Umi itu, saya menangkap sebuah sinyal. Sinyal yang langsung “ngonek” ke benak saya. Umi menyebut kata perhatian dengan sedikit penekanan. “Wah, ini sindiran halus namanya!” Begitu otak ini bergerak menangkap sinyal itu. Namun, hemat saya, itu hal yang wajar.

Yayaya, “perhatian”. Kata itu langsung jadi konsentrasi saya saat itu. Saya langsung memetik hikmah dan mengembangkan kata itu sepanjang yang ada di benak saya.

“Perhatian bukan sekadar membelikan mainan kesukaannya itu Umi. Perhatian itu luas. Sok saja Umi beliin berlusin-lusin atau bahkan sekarung mainan kesukaannya. Paling, sesaat saja dede akan senang. Setelah datang jenuhnya, paling-paling jadi rongsokan yang terpinggirkan, jadi teman debu atau laba-laba di kolong ranjang. Perhatian sesungguhnya adalah sentuhan “hati”. Setelah Umi membelikan mainan, kemudian Umi menghidupkan mainan itu sambil dongeng, sambil menyuapinya makan, sambil mengusap rambutnya yang acak-acakan, sambil membuang ingusnya yang gak enak diliat, dan seterusnya.. itu akan lebih menyentuh jiwanya ketimbang “thok” kasih mainan. Robot-robot itu nggak akan menyentuh hati. Itu kan benda mati Umi. Gak bisa ngapa-ngapain. Rohnya? Ya ada di orang terdekatnya, lah!”

Catatan pagi sembari seruput kopi dan gemblong goreng. Makasih suguhannya Umi.. peace!!

KIRAB AGUNG TAPA mBISU Mubeng Benteng

sabdalangit's web: Membangun Bumi Nusantara yang Berbudi Pekerti Luhur

KIRAB AGUNG TAPA mBISU
Adakah sebuah skenario besar ?

SUGENG MAHARGYO WARSO ENGGAL

Rebo Kliwon, 1 Sura 1944 Bé
Kurup Asapon (1936 – 2052 M)
Windu Kuntara
Lambang Windu Kulawu
Tahun
Lambang Tahun Buda Mahésa (Kerbau)
Kumarané rupa Mina Lodan

Paarasan Lakuning Srengéngé
Pancasuda Lebu Katiyub Angin
Kamarokam Kala Tinantang
Watak Sasi Sasi Rahayu
Watak DinaSarik Agung (Tumuruning Kuthilapas)

Mangsa Kanem (VI, Maya) 9 November – 21 Desember
Wuku Galungan
Lintang Jun
Padangon Nohan
Padéwan Éndra
Dina Buda (Rabu)
Paringkelan Aryang
Pasaran Kliwon
Lambang Dina Jaran

Wening ing cipta, pasrah ing rasa, kanthi sumunaring budhi. Mugya kita sami tansah manggih ing karaharjan. Hamemayu hayuning bawana, suradira jayaningrat lebur dening pangastuti. Wilujeng rahayu kang tinemu banda lan beja kang teka.

KIRAB AGUNG TAPA MBISU

Sudah menjadi tradisi masyarakat Yogyakarta Hadiningrat sejak ratusan tahun silam, bahwa setiap malam 1 Suro (tahun baru Jawa) masyarakat melaksanakan tradisi kirab mubeng benteng mengitari Kraton…

View original post 1,295 more words